7 Persiapan Penting Sebelum Umroh agar Perjalanan Lebih Nyaman
Ibadah umroh membutuhkan persiapan yang cukup menyeluruh. Selain kesiapan spiritual, calon jamaah juga perlu memperhatikan kondisi fisik, perlengkapan pribadi, dokumen perjalanan, hingga penyelenggara umroh yang akan mendampingi selama perjalanan ke Tanah Suci.
Selama berada di Makkah dan Madinah, aktivitas jamaah umumnya akan lebih tinggi dibandingkan rutinitas sehari-hari. Berjalan kaki, tawaf, sa’i, berpindah lokasi, mengikuti kegiatan bersama rombongan, serta menjalani perjalanan dalam durasi beberapa hari membutuhkan kondisi tubuh yang cukup prima.
Karena itu, persiapan sebaiknya tidak dilakukan hanya beberapa hari sebelum keberangkatan.
Berikut beberapa hal yang dapat diperhatikan sebelum menjalani perjalanan umroh.
1. Mulai Membiasakan Tubuh Berjalan Kaki
Berjalan kaki merupakan salah satu aktivitas yang cukup dominan selama perjalanan umroh.
Jamaah akan berjalan ketika menuju masjid, menjalankan tawaf mengelilingi Ka’bah, melakukan sa’i antara Safa dan Marwah, serta ketika mengikuti berbagai aktivitas selama berada di Tanah Suci.
Bagi orang yang aktivitas sehari-harinya lebih banyak dilakukan sambil duduk, peningkatan aktivitas secara tiba-tiba dapat membuat tubuh lebih mudah lelah.
Karena itu, latihan berjalan kaki dapat mulai dilakukan secara bertahap sebelum keberangkatan.
Tidak perlu langsung melakukan latihan berat. Calon jamaah dapat mulai dengan berjalan santai selama sekitar 20 hingga 30 menit dan menyesuaikannya dengan kemampuan tubuh masing-masing.
Jika tubuh mulai terbiasa, durasi dapat ditambah secara perlahan.
Tujuannya bukan mengejar jarak tertentu, melainkan membantu tubuh terbiasa dengan aktivitas fisik yang nantinya lebih sering dilakukan selama umroh.
2. Perhatikan Kondisi Kaki, Otot, dan Persendian
Kaki menjadi bagian tubuh yang bekerja cukup intens selama perjalanan.
Telapak kaki, betis, lutut, paha, hingga pinggang dapat menerima beban aktivitas yang lebih tinggi dibandingkan biasanya.
Karena itu, kondisi tubuh sebaiknya mulai diperhatikan sejak sebelum berangkat.
Calon jamaah dapat membiasakan melakukan peregangan ringan serta menggunakan alas kaki yang nyaman ketika beraktivitas.
Sebaiknya hindari membawa sepatu atau sandal yang benar-benar baru dan belum pernah digunakan sebelumnya untuk berjalan dalam durasi cukup lama.
Apabila memiliki keluhan pada kaki, persendian, otot, atau bagian tubuh lainnya yang terasa menetap, pemeriksaan dengan tenaga kesehatan dapat dilakukan sebelum keberangkatan.
3. Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Sebelum Berangkat
Kondisi setiap calon jamaah berbeda.
Ada jamaah yang masih aktif menjalankan berbagai aktivitas fisik sehari-hari, tetapi ada pula jamaah lanjut usia atau jamaah yang memiliki kondisi kesehatan tertentu.
Karena itu, pemeriksaan kesehatan sebelum perjalanan dapat menjadi salah satu bagian dari persiapan umroh.
Bagi calon jamaah yang sedang menjalani pengobatan rutin, obat pribadi sebaiknya disiapkan sejak sebelum keberangkatan.
Jumlah obat perlu disesuaikan dengan durasi perjalanan dan arahan tenaga medis yang menangani.
Dokumen atau catatan mengenai obat yang sedang dikonsumsi juga dapat disimpan bersama perlengkapan perjalanan agar mudah ditemukan apabila sewaktu-waktu diperlukan.
4. Jaga Waktu Istirahat dan Kebutuhan Cairan
Menjelang keberangkatan umroh, aktivitas calon jamaah biasanya semakin padat.
Mulai dari menyiapkan koper, dokumen perjalanan, menghadiri kegiatan persiapan, menyelesaikan pekerjaan, hingga mengatur kebutuhan keluarga sebelum meninggalkan Indonesia.
Di tengah berbagai persiapan tersebut, tubuh tetap membutuhkan waktu untuk beristirahat.
Usahakan menjaga pola tidur dan menghindari aktivitas berlebihan menjelang hari keberangkatan.
Kebutuhan cairan juga perlu diperhatikan.
Aktivitas fisik yang meningkat dapat membuat tubuh membutuhkan cairan lebih banyak. Membiasakan diri minum secara cukup sejak sebelum keberangkatan dapat menjadi bagian sederhana dari persiapan perjalanan.
Bagi calon jamaah dengan kondisi kesehatan tertentu, kebutuhan cairan maupun pola aktivitas sebaiknya tetap disesuaikan dengan anjuran tenaga medis.
5. Siapkan Perlengkapan Pribadi Secukupnya
Persiapan perlengkapan bukan berarti membawa sebanyak mungkin barang.
Barang yang terlalu banyak justru dapat menyulitkan ketika jamaah harus berpindah tempat selama perjalanan.
Prioritaskan perlengkapan yang benar-benar dibutuhkan.
Beberapa barang yang dapat dipersiapkan antara lain:
- pakaian yang sesuai kebutuhan perjalanan,
- alas kaki yang nyaman,
- obat-obatan pribadi,
- perlengkapan mandi,
- botol minum,
- masker,
- pelembap,
- kantong untuk menyimpan sandal,
- dan tas ringan untuk membawa barang pribadi.
Daftar perlengkapan dapat disesuaikan kembali dengan program perjalanan yang akan diikuti.
Mengetahui jadwal serta rangkaian perjalanan sejak awal juga dapat membantu jamaah menentukan barang apa saja yang benar-benar perlu dibawa.
6. Pilih Travel Umroh dengan Legalitas yang Jelas
Selain mempersiapkan kondisi tubuh, calon jamaah juga perlu memperhatikan perusahaan yang akan menyelenggarakan perjalanan umroh.
Legalitas menjadi salah satu hal yang dapat diperiksa sebelum memilih travel.
Calon jamaah sebaiknya mengetahui siapa perusahaan yang menyelenggarakan perjalanan, izin yang dimiliki, serta informasi mengenai perusahaan tersebut.
Salah satu penyelenggara perjalanan umroh di Indonesia adalah Alsha Tours yang berada di bawah PT Alsha Mutiara Persada yaitu perusahaan yang bergerak di bidang perjalanan umroh dan wisata.
Perusahaan ini didirikan oleh Fikry Shahab, yang menjabat sebagai Direktur Utama, dan telah berdiri sejak tahun 2014 berdasarkan Akta Notaris No. 2 tanggal 10 Oktober 2014.
Dalam menjalankan kegiatan perjalanan umroh, PT Alsha Mutiara Persada memiliki izin Kementerian Agama Republik Indonesia No. SK 401 Tahun 2020.
Perusahaan juga terdaftar dalam sistem VFS Tasheel untuk pengurusan visa umroh secara resmi dan terverifikasi.
Alsha Tours telah memperoleh Akreditasi A dari Ekualindo, lembaga penilai kesesuaian di Indonesia.
Selain itu, Alsha Tours juga terdaftar sebagai anggota Asphurindo atau Asosiasi Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia.
Dalam memberikan layanan perjalanan umroh, Alsha Tours memiliki tim yang terdiri dari tenaga berpengalaman di bidang perjalanan ibadah, termasuk muttawif bersertifikasi yang mendampingi jamaah.
Perusahaan menyediakan berbagai pilihan paket umroh yang fleksibel dengan harga murah, sehingga calon jamaah dapat mempertimbangkan program berdasarkan kebutuhan perjalanan masing-masing.
Pelayanan jamaah juga menjadi bagian dari operasional Alsha Tours dengan layanan yang ramah dan profesional serta dukungan pelayanan selama 24 jam.
Untuk mendukung keamanan dan kenyamanan perjalanan jamaah, Alsha Tours bekerja sama dengan berbagai mitra terpercaya dalam penyelenggaraan perjalanan.
Informasi mengenai profil perusahaan maupun pilihan perjalanan umroh dapat dilihat melalui situs resmi alshatravel.com.
Dengan mengetahui identitas perusahaan, legalitas, akreditasi, dan sistem pendukung yang digunakan penyelenggara umroh, calon jamaah dapat memiliki lebih banyak informasi sebelum menentukan perjalanan yang akan dipilih.
7. Kenali Kemampuan Tubuh Selama Beribadah
Semangat untuk memperbanyak ibadah selama berada di Tanah Suci tentu sangat besar.
Namun, kemampuan fisik setiap orang berbeda.
Ada jamaah yang terbiasa berjalan cukup jauh setiap hari, tetapi ada pula yang membutuhkan waktu istirahat lebih sering.
Karena itu, penting untuk mengenali kondisi tubuh sendiri.
Ketika tubuh mulai terasa terlalu lelah, berikan waktu untuk beristirahat dan hindari memaksakan aktivitas di luar kemampuan.
Mengatur tenaga selama perjalanan dapat membantu jamaah tetap memiliki energi untuk menjalankan rangkaian ibadah utama.
Kondisi tersebut terutama perlu diperhatikan oleh jamaah lanjut usia maupun jamaah yang memiliki riwayat kesehatan tertentu.
Persiapkan Kondisi Tubuh Sebelum Perjalanan
Persiapan perjalanan umroh tidak hanya berkaitan dengan dokumen, koper, dan perlengkapan ibadah.
Kondisi tubuh juga perlu mendapatkan perhatian.
Bio Healing Center merupakan Klinik Pratama yang menyediakan layanan terapi dengan pendekatan non-invasive dan menggunakan teknologi Bio Electric dalam layanan terapinya.
Bio Healing Center memiliki tim terapis berpengalaman serta menyediakan layanan terapi bagi masyarakat yang ingin melakukan perawatan tubuh sesuai dengan layanan yang tersedia.
Sebelum menentukan terapi, calon pelanggan dapat terlebih dahulu menyampaikan kondisi atau keluhan yang dirasakan sehingga memperoleh informasi mengenai layanan yang sesuai.
Bio Healing Center saat ini memiliki lokasi layanan di Bintaro, Kebayoran Baru, Rawamangun, Puri Indah, dan Bandung.
Untuk kondisi kesehatan tertentu, keluhan yang menetap, maupun penggunaan obat rutin, konsultasi dan pemeriksaan oleh tenaga medis tetap perlu menjadi bagian dari persiapan sebelum melakukan perjalanan.
Persiapan Umroh Sebaiknya Dilakukan Secara Menyeluruh
Umroh merupakan perjalanan ibadah yang melibatkan kesiapan spiritual sekaligus aktivitas fisik.
Karena itu, persiapannya dapat dimulai jauh sebelum hari keberangkatan.
Membiasakan berjalan kaki, memperhatikan kondisi tubuh, menjaga istirahat, menyiapkan perlengkapan secara tepat, serta mengetahui legalitas perusahaan penyelenggara perjalanan merupakan beberapa hal yang dapat dilakukan calon jamaah.
Persiapan yang baik juga membantu jamaah mengetahui apa yang akan dihadapi selama perjalanan sehingga kebutuhan pribadi dapat direncanakan lebih awal.
Bagi jamaah dengan kondisi kesehatan tertentu, jangan ragu melakukan konsultasi dengan dokter atau tenaga kesehatan sebelum berangkat.
Dengan kesiapan fisik, perlengkapan, informasi perjalanan, serta spiritual yang matang, jamaah dapat lebih fokus menjalani rangkaian ibadah selama berada di Tanah Suci.